Celeb  

Sering Foto Seksi Untuk Produk, Putri Valentina Dicap Wanita Nakal

Sering Foto Seksi Untuk Produk, Putri Valentina Dicap Wanita Nakal
Sering Foto Seksi Untuk Produk, Putri Valentina Dicap Wanita Nakal

Petiknet

Putri Valentina mengaku suka tampil seksi. Namun bukan berarti Anda ingin tampil sensual untuk majalah dewasa.

“Kalau untuk kerja, photoshoot, campaign atau katalog, sebenarnya saya sebatas pakaian dalam. Tapi kalau seperti pemotretan telanjang seperti itu, tidak seperti itu. Jadi kalaupun foto seksi lebih ke brand, pakaian. line, itu lebih ke katalog,” kata Putri Valentina.

Baca juga:

Review Oppo Find X5 Pro: Handphone Flagship yang Mewah

Putri Valentina mengaku banyak menerima tawaran foto nakal. Ia menegaskan selama ini dirinya tampil seksi hanya untuk fashion.

“Dari awal saya filtering. Fotografer yang enggak tahu juga enggak mau, kecuali dengan teman fotografer yang punya pengalaman bagus dan benar. Saya masih di jalur fashion,” kata Putri.

Soal penampilan seksinya, Putri Valentina mengaku tak nyaman berada di Jakarta. Ia menilai orang ibu kota terlalu negatif terhadap apa yang mereka kenakan.

“Di Jakarta nggak bisa bebas pakai baju di Bali. Kalau ke mall pakai crop top di Jakarta harus pakai outer, kalau nggak pakai di Bali bodo amat. Kadang pakai outer masih banyak terlihat di sini,” kata Putri.

“Di sini lebih dari penilaian beberapa orang, mereka melihat pakaian apa yang berharga, oh gadis, itu tidak benar, itu gadis yang nakal, meskipun itu belum tentu ya,” sambungnya.

Baca juga:

Elon Musk Batalkan Pembelian, Twitter Tabuh Genderang Perang

Putri Valentina tidak memungkiri bahwa ia sering mendapat panggilan kucing dari orang iseng. Namun, dia bersyukur dan tidak boleh menerima sesuatu yang lebih buruk.

Sementara itu, dalam persaingan di dunia hiburan, Putri Valentina semaksimal mungkin memberikan yang terbaik. Dia menyadari itu sangat sulit karena ada banyak gadis cantik dan berbakat di luar sana.

“Kalau saya belajar akting, saya juga mulai tahu di mana kelebihan saya, saya lebih ke hosting, tapi saya tidak menutup kemungkinan ada peluang untuk akting. Saya ingin membuat konten yang lebih baik lagi. (menghadapi persaingan),”.