Review Samsung Galaxy A73 5G, Ponsel Tipis Rasa Flagship

Review Samsung Galaxy A73 5G, Ponsel Tipis Rasa Flagship
Review Samsung Galaxy A73 5G, Ponsel Tipis Rasa Flagship

Ada juga sidik jari yang disematkan di layar ini, yang responsif dan mudah digunakan. Hanya saja, letaknya agak terlalu turun yang mungkin kurang nyaman bagi sebagian orang.

Oh ya, layar Galaxy A73 5G memiliki refresh rate 120Hz. Dengan dukungan fitur tersebut, pengoperasian menggeser layar, berpindah antar aplikasi hingga menu navigasi menjadi lancar.

Sebagai pelindung layar, Galaxy A 73 5G memiliki lapisan Corning Gorilla Glass generasi kelima sehingga mampu menahan goresan kecil, misalnya terkena kunci saat dimasukkan ke dalam saku.

Performa dan Baterai

Untuk menunjang performanya, mengusung chipset Qualcomm Snapdragon 778G 5G yang dipadukan dengan RAM 8 GB dan media penyimpanan berkapasitas 256 GB. Ada RAM Plus, teknologi RAM virtual yang bisa menambah kapasitas RAM hingga 16 GB.

Snapdragon 778G 5G memang bukan prosesor paling bertenaga di pasaran saat ini, namun performanya bisa diandalkan, tidak mengecewakan. Untuk penggunaan sehari-hari, Galaxy A73 5G pasti tidak mengalami masalah.

Mengakses aplikasi berjalan lancar, bahkan saat beberapa aplikasi dibuka sekaligus. Navigasi Google Maps, memutar video, apalagi mengakses media sosial, bisa dilakukan dengan cepat, tanpa terdeteksi masalah lag.

Bodi ini juga tidak cepat panas, sehingga nyaman untuk bermain game, didukung layar yang luas dan jernih.

Galaxy A73 5G Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Beralih ke baterai, Galaxy A73 5G mengusung kapasitas 5.000 mAh yang mampu bertahan seharian dalam pengaturan default layar refresh rate 120 Hz. Daya tahannya bisa meningkat jika Anda hanya menggunakan opsi 60 Hz.

Oh ya, Galaxy A73 5G tidak menyertakan charger adaptor seperti beberapa ponsel terbaru. Jadi, pengguna harus menggunakan adaptor yang masih ada atau harus digunakan. Kalau mau resmi dari Samsung, ada adaptor Super Fast Charger 25 W seharga sekitar Rp 299 ribu.

Hasil benchmark Galaxy A73 5G

Di sektor hardware, Samsung Galaxy A73 5G ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 778G 5G yang dipadukan dengan RAM 8 GB dan media penyimpanan 256 GB. Ada juga fitur RAM Plus yang bisa digunakan untuk menambah kapasitas RAM sebesar 16 GB.

Dengan chipset 5G dan memori yang besar, ponsel ini dapat bekerja dengan baik dan lancar selama satu bulan penggunaan. Misalnya, kita dapat membuka banyak aplikasi sekaligus dan kemudian dapat beralih antar aplikasi dengan cepat dan lancar. Kami juga tidak pernah menemukan crash atau kesalahan lain yang mengharuskan ponsel dihidupkan ulang.

Lantas, seberapa cepat performa smartphone penerus Galaxy A72 tersebut?

Hasil pengukuran kinerja Samsung Galaxy A73 5G di sejumlah platform benchmark, seperti PCMark, Geekbench, dan AnTuTu.(KOMPAS.com Galuh Putri Riyanto)
Hasil pengukuran kinerja Samsung Galaxy A73 5G di sejumlah platform benchmark, seperti PCMark, Geekbench, dan AnTuTu.(KOMPAS.com Galuh Putri Riyanto)

Untuk mengetahui jawabannya, perlu melakukan uji benchmark independen terhadap kemampuan hardware Galaxy A73 5G. Pengukuran dilakukan melalui aplikasi Geekbench 5, PC Mark, dan AnTuTu. Dalam pengujian PCMark, Samsung A73 5G mampu mencetak 15.119 poin untuk mode “Storage 2.0”, dan 11.773 poin untuk mode “Work 3.0”.

Kemudian untuk pengujian Geekbench 5, penerus Galaxy A72 ini berhasil mendapatkan skor 743 poin untuk pengujian single-core CPU, dan 2.566 poin untuk pengujian multi-core. Sementara pada uji AnTuTu 9, Galaxy A73 5G yang kami uji menghasilkan total skor benchmark 483.475 poin.

Nilai benchmark tertinggi disumbang oleh kemampuan pemrosesan grafis (GPU) dengan skor 157.935 poin. Skor tes Samsung Galaxy A73 di atas sebenarnya lebih cepat dari hasil benchmark Galaxy A72 yang dirilis pada 2021.

Tahan hingga 10 jam penggunaan

Selama bulan ini, kami menggunakan Samsung Galaxy A73 5G sebagai driver harian, atau perangkat untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Mulai dari bermain media sosial, menonton Netflix, mengambil foto dan video, dan lainnya. Dalam skenario penggunaan normal, Samsung Galaxy A73 5G dapat menemani aktivitas kita sehari-hari hingga sakit.

Berdasarkan data “penggunaan baterai”, ponsel yang terisi penuh 100 persen, ternyata bertahan hampir 12 jam dengan screen on time (waktu layar aktif) lebih dari 10 jam. Untuk penggunaan normal, kami biasanya mengisi daya dua kali sehari. Untuk aspek daya, Samsung Galaxy A73 5G didukung oleh baterai 5.000 mAh dengan dukungan Super Fast Charging 25 watt.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, ponsel ini tidak dilengkapi dengan adaptor pengisi daya (head) bawaan 25 watt. KompasTekno juga tidak memiliki adaptor pengisi daya 25 watt. Seperti, kami menggunakan adaptor pengisi daya 120 watt dari ponsel Xiaomi 11T Pro. Seperti yang dialami, dengan charger adaptor ini, Galaxy A73 5G bisa diisi daya dari 24 persen hingga 100 persen dalam waktu 83 menit atau 1 jam 23 menit.

Kamera

Untuk pertama kalinya, Galaxy A series mendapatkan kamera dengan resolusi 108 megapiksel. Ya, resolusi yang biasanya hanya ada di ponsel Samsung disematkan sebagai kamera utama di Galaxy A73 5G. Sebagai perbandingan, Galaxy A72 dulu hanya memiliki kamera utama 64 megapiksel. Ada total 4 kamera belakang pada ponsel ini. Kamera 108 MP tersebut disertai dengan kamera ultra-wide 12 MP (f/2.2), sensor kedalaman 5 MP (f/2.4), dan kamera makro 5 MP (f/2.4).

Pada kamera depan, Samsung membekali Galaxy A73 5G dengan kamera beresolusi 32MP. Dilengkapi dengan teknologi Optical Image Stabilization (OIS) untuk membantu membuat video tanpa goyang. Samsung Galaxy A73 5G sudah bisa merekam dengan resolusi 4K@30fps dan 1080p@30fps. Perekaman video di ponsel ini juga mendukung EIS (Electronic Image Stabilization).

Foto yang dihasilkan pun mantap, apalagi dalam kondisi cahaya yang cukup. Mode malam membuat foto dalam gelap terlihat lebih jelas dan cerah. Konon, kamera Galaxy A73 bisa diandalkan di segala kondisi, meski belum bisa menandingi kamera ponsel flagship sesungguhnya.

Hasil Foto Galaxy A73 5G 108 MP Cerah & Jelas

Dari info berbagai sumber yang telah mencoba semua kamera Galaxy A73 5G bulan ini, secara keseluruhan foto yang dihasilkan dari kamera Galaxy A73 5G terbilang bagus. Terutama hasil foto dari kamera utama (wide) 108 MP. Saat memotret dalam kondisi cahaya yang baik, baik di dalam maupun di luar ruangan, kamera utama 108 MP dalam mode normal mampu menangkap warna dan detail objek dengan jelas.

Hasilnya cukup jelas, Dalam situasi cuaca mendung, kamera utama Galaxy A73 5G 108 MP tetap dapat menghasilkan gambar detail dengan saturasi tinggi sehingga terlihat mencolok. Dalam mode normal, kamera utama 108 MP ponsel ini mampu menghasilkan foto yang cerah. Namun, jika ingin mendapatkan foto yang jauh lebih tajam dan cerah, pengguna bisa menggunakan mode resolusi penuh 108 MP (hanya dalam rasio 3:4).

Hal ini dimungkinkan karena Samsung menerapkan teknik “nona-binning” pada kamera 108 MP di Galaxy A73 5G. Teknik “nona-binning” bekerja dengan menggabungkan sembilan piksel menjadi satu piksel menggunakan AI. Teknologi ini menjanjikan gambar yang lebih detail dan cerah. Pada malam hari, kamera utama Galaxy A73 5G dalam mode normal justru bisa menghasilkan foto yang bagus.

Namun, pengguna bisa menggunakan fitur night mode untuk membuat foto dalam kondisi minim cahaya jauh lebih tajam, detail, dan cerah, seperti gambar di atas. Perlu diperhatikan, saat memotret dengan fitur night mode, pengguna harus memegang ponsel dalam posisi stabil. Karena gerakan sekecil apa pun akan membuat hasilnya goyang atau bahkan buram.