Perusahaan E-commerce Milik Alibaba Ini Memangkas Pekerja Hingga 95 Persen

Perusahaan E-commerce Milik Alibaba Ini Memangkas Pekerja Hingga 95 Persen

PETIKNET , HANGZHOU – , perusahaan lintas batas yang diakuisisi oleh raksasa teknologi China , mengurangi tenaga kerjanya dari 400 orang tahun lalu menjadi kurang dari 20 orang pada Juli 2022.

Platform tersebut kini berfokus pada penjualan produk kecantikan serta perlengkapan perawatan ibu dan bayi.

Berita PHK Kaola muncul awal tahun ini, setelah beredar desas-desus bahwa perusahaan terpaksa mencapai titik impas atau berisiko ditutup pada bulan September.

Pada tahun 2021, perusahaan mengumpulkan nilai barang dagangan kotor (GMV) kurang dari 3 miliar yuan atau 440,7 juta dolar AS.

Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan perusahaan sejenis seperti Tmall Global yang mengumpulkan 60 miliar yuan pada periode yang sama.

Diluncurkan dari Techinasia, Alibaba mengakuisisi Kaola pada 2019 dari perusahaan internet China NetEase senilai $2 miliar.

Kaola telah menjadi pemimpin pasar di antara perusahaan e-commerce lintas batas lainnya sepanjang tahun 2019.

Pangsa pasar perusahaan mencapai 27,7 persen pada paruh pertama 2019 dan GMV 30 miliar yuan pada 2018.

Alibaba mengakuisisi Kaola untuk mengamankan perusahaan dari saingan raksasa teknologi itu.

Perusahaan ini awalnya memasarkan produk impor seperti pakaian mewah, kosmetik dan elektronik.

Sedangkan Alibaba yang berdiri sejak 1999 memiliki platform e-commerce lain seperti Taobao, Tmall, AliExpress, Lazada, dan anak perusahaan lainnya seperti perusahaan keuangan (Ant Financial), platform pembiayaan (Alimama), penyedia layanan cloud (Alibaba Cloud) dan operator logistik (Jaringan Cainiao).

Dikutip dari Laporan Wartawan Tribunnews, Nur Febriana Trinugraheni