Memahami Apa Perbedaan Domain Dan Hosting

  • Whatsapp
Apa Perbedaan Domain Dan Hosting
Apa Perbedaan Domain Dan Hosting

Memahami Apa Perbedaan Domain Dan Hosting – domain dan hosting bantu-membantu yakni istilah jaringan yang sering digunakan pada dunia jaringan komputer terutama jaringan internet, kedua istilah tersebut yaitu 2 hal yang berbeda namun saling memiliki keterkaitan yang sangat akrab dan tidak bisa dipisahkan.

Sebagai dua hal terpenting dalam sebuah website, hubungan antara domain dan hosting dapat dijelaskan dengan analogi sebuah rumah. Anda tidak dapat mengunjungi suatu tempat tanpa mengetahui lokasinya. Dalam hal ini, hosting dapat diibaratkan sebagai rumah bagi website. Sedangkan domain berfungsi sebagai alamat.

Bacaan Lainnya

Semua praktisi jaringan atau orang yang selalu berkecimpung di dunia manajemen jaringan internet niscaya tidak asing dengan istilah tersebut, mereka tau persis beda hosting dan domain, bahkan mereka juga sangat paham mengenai Apa perbedaan domain dan hosting secara lengkap.

Namun untuk orang awam yang jarang sekali berkecimpung di dunia jaringan komputer secara pribadi, tentunya kedua istilah tersebut ialah istilah ajaib yang kurang mereka pahami, oleh alasannya itu di artikel kali ini aku akan coba jelaskan mengenai beda domain dan hosting? Nah berikut ulsanan lengkapnya tentang Apa perbedaan domain dan hosting. Cekidot!!!

 sebenarnya adalah istilah jaringan yang sering digunakan pada dunia jaringan komputer ter Memahami Perbedaan domain dan hosting secara Lengkap?

Saya merasa tergerak untuk menjelaskan ini alasannya adalah beberapa waktu yang kemudian saya mendapatkan pertanyaan dari seorang blogger tentang kedua istilah tersebut antara beda domain dan hosting, ia ceritanya ingin mengupgrade atau melaksanakan custom domain, merubah  alamat situsnya agar mampu mempunyai alamat langsung dan tidak mau berakhiran .blogspot.com, tapi ingin berakhiran .com, .net, .org dan jenis top level domain lainnya.

Nah, kebetulan memiliki petunjuk bahwa untuk merubah alamat situs menjadi domain pribadi harus membeli domain dan hosting namun belum terlalu paham, alasannya pusing akibatnya dia mencari tau wacana kedua istilah tersebut salah satunya dengan bertanya kepada saya.

Pertanyaan seperti itu mungkin saja pertanyaan yang sama yang ingin anda pahami, jadi aku putuskan saja untuk membuat artikel ini agar siapapun anda yang kebetulan sedang mencari informasi tentang perbedaan domain dan hosting, dengan artikel ini mudah-mudahan bisa membantu kamu memahami kedua istilah tersebut.

Memahami Apa Perbedaan domain dan hosting Secara lengkap

Berikut saya uraikan mengenai istilah domain dan hosting.

Apa itu Domain?

Domain adalah nama alamat untuk mengakses halaman situs yang gampang dipahami sebagai pengganti alamat IP address komputer dalam jaringan dan akan mengarah ke alamat IP server hosting.

Seperti yang dijelaskan pada analogi di atas, secara singkat domain bisa dikatakan sebagai nama website Anda. Pengunjung perlu mengetikkan nama domain untuk dapat mengakses situs web.

Oleh karena itu, memilih nama domain yang tepat sangat penting, terutama untuk bisnis dan perusahaan atau merek tertentu. Sebelum mendaftarkan nama domain, sebaiknya pastikan nama domain tersebut belum pernah digunakan.

Anda dapat mengetikkan nama domain atau alamat IP di bidang URL browser web untuk mengakses situs web. Contoh nama domain adalah seperti ini:

  • petik.net
  • kerjabos.com

Ketentuan nama domain biasanya diatur oleh tubuh regulasi domain dunia, nama domain biasanya berakhiran:

  • .com
  • .net
  • .org
  • .id
  • .co.id
  • dan lain sebagainya

Nah, Sebelum Anda mendapatkan nama domain dengan mendaftar melalui perusahaan penyedia layanan domain (domain registrar). Untuk mempunyai nama domain langsung anda harus membelinya ke jasa penyedia layanan domain dan hosting yang banyak sekali bertebaran di internet. Untuk nama domain harganya akan sangat ditentukan oleh jenis domain yang dipilih.

Domain dan Alamat IP

Jadi apa itu alamat IP? Apakah ada hubungan antara domain dan alamat IP?

Pada dasarnya setiap komputer dalam jaringan internet saling terhubung satu sama lain. Sebagai pengenal, komputer ini memiliki alamat IP (juga dikenal sebagai alamat IP) sebagai identitas pribadi per komputer.

Alamat ini menunjukkan lokasi server tempat file situs web Anda disimpan. Jadi, secara teknis, website Anda tetap bisa diakses menggunakan alamat IP. Alamat IP memiliki format numerik, misalnya 104.18.108.8.

Karena fungsi utamanya adalah identifikasi antar perangkat, alamat website yang menggunakan rangkaian angka cenderung tidak efektif dan sulit diingat oleh pengguna. Akibatnya, sistem penamaan situs web dibuat menggunakan nama domain. Ini adalah hubungan antara domain dan alamat IP.

Apa itu Hosting?

Jika domain adalah alamat rumah Anda, maka hosting dapat digambarkan sebagai tanah tempat Anda membangun rumah dan situs web adalah rumah Anda. Jika Anda hanya berlangganan nama domain, Anda tampaknya memiliki alamat tanpa rumah.

Tentu saja Anda bisa menyampaikannya kepada siapa saja. Namun, pengunjung yang mengaksesnya tidak akan melihat apa-apa karena tidak ada rumah di sana. Berlangganan layanan hosting memberi Anda fasilitas untuk menyimpan informasi, file, atau database yang berisi skrip, gambar, dan video yang ingin Anda tampilkan di situs web Anda.

Setelah memiliki hosting, maka orang yang mengunjungi alamat Anda akan dapat melihat ‘rumah’ tadi. Hosting juga sering disebut dengan istilah yang sering digunakan untuk tempat penyimpanan data komputer berupa file dalam bentuk gambar, teks video dan lain sebagainya yang mampu diakses dan dipakai dengan mudah melalui jaringan internet, server hosting biasanya dalam bentuk berupa sebuah mesin komputer yang mempunyai spesifikasi hardware paling baik

Komputer tersebut biasanya disebut sebagai komputer server yang memiliki sumber daya yang sangat mendukung, dilengkapi dengan sistem operasi khusus dan juga aplikasi yang dapat menunjang kinerja server dan mampu berjalan tanpa henti secara terus menerus..

Komputer server untuk file hosting bisanya disimpan di data center yang dilengkapi dengan suplai listrik yang baik, dan pribadi terhubung dengan jaringan internet yang memiliki kecepatan tinggi, sehingga dapat mengcover koneksi atau seruan layanan komputer client dalam jumlah yang sangat banyak.

Oh ya Jika hosting tersebut digunakan untuk  menyimpan file-file dan aset halaman web, maka mampu disebut dengan  web hosting, untuk memiliki web hosting biasanya anda harus menyewanya dengan harga tertentu yang besar kecilnya sangat tergantung sekali dengan spesifikasi hardware dan layanan aplikasis server yang dipilih.

Apakah saya harus membeli layanan hosting dan juga nama domain Jika ingin Memiliki halaman situs/blog sendiri?

Setelah Mengetahui Perbedaan Domain dan Hosting, Kemudian Kamu merasa ingin mempunyai halaman situs atau halaman blog sendiri maka kamu wajib membeli nama domain, sedangkan hosting tergantung dari halaman situs atau blog yang anda pilih, jikalau halaman blog yang ingin anda jadikan situs pribadi  berawal dari halaman blog gratisan, sebut saja seperti blogspot.com, wordpress.com, mywapblog.com, tumblr.com dan lain sebagainya.

Maka hosting tidak perlu anda sewa, alasannya untuk layanan blog gratisan yang akan di upgrade menjadi situs top level domain (domain langsung dengan akhiran .com, .org, .net dll) biasanya sudah di hosting di server milik layanan blog tersebut, seperti contohnya blogspot, ini sudah dihosting di server milik google, begitu juga layanan blog lainnya.

Apa yang harus kita persiapkan jika ingin upgrade atau custom domain dari yang tadinya menggunakan alamat domain gratisan menjadi alamat domain eksklusif, maka anda cukup membeli nama domain saja, kemudian lakukan konfigurasi domain biar nama alamat domain anda mengarah ke halaman blog anda yang sebelumnya halaman blog gratisan.

Jadi keperluan akan server hosting untuk halaman situs atau halaman blog eksklusif anda akan sangat tergantung sekali dengan flatform blog yang anda pilih, kalau halaman blog yang akan anda gunakan yaitu buatan anda sendiri, atau memakai Conten Manajemen system (CMS) gratisan seperti, CMS wordpress.org, joomla, dan lain-lain, maka anda harus menyewa hosting dan juga nama domainnya satu paket.

Hosting akan digunakan untuk menyimpan file-file halaman web dan juga asetnya (file gambar, video, music dll), sedangkan nama domain dipakai sebagai alamat yang dipakai untuk mengakses halaman blog atau situs tersebut.

Dimanakah saya mampu membeli layanan domain dan hosting?

Jika tidak mau repot dan ingin cara praktis maka untuk memiliki hosting dan juga nama domain sendiri anda mampu menyewanya di situs-situs yang menyajikan layanan hosting dan juga domain, ada banyak sekali situs-situs penyedia layanan hosting dan doman, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, beberapa diantaranya ialah sebagai berikut:

  • niagahoster,com
  • idwebhost.com
  • dewaweb.com
  • metroworldhost.com
  • indowebsite.net
  • namecheap.com
  • hostgator.com
  • dll

Ada ribuan penyedia layanan domain dan hosting, yang banyak tersebar di internet, jika kamu sudah mengetahui Perbedaan Domain dan Hosting, dan ingin berlangganan kamu harus menentukan nama penyedia layanan yang memang memiliki reputasi yang baik dan juga layanan yang memuaskan.

Untuk menyewanya anda tinggal kunjungi saja situs layanan domain dan hosting tersebut, anda tinggal ikuti tahapannya, harga yang ditawarkan oleh masing-masing layanan bervariatif tergantung dari jenis nama domain (.com, .org, .net dll) dan tergantung juga pada spesifikasi server hosting yang dipilih. Sekian Artikel Tentang Apa Perbedaan Domain dan Hosting. Semoga Bermanfaat ya! 🙂

  • Whatsapp