Obat Sakit Gigi Paling Ampuh, Sudah Terbukti Khasiatnya

  • Whatsapp
Obat Sakit Gigi Paling Ampuh
Obat Sakit Gigi Paling Ampuh

Obat Sakit Gigi Paling Ampuh yang Sudah Terbukti Khasiatnya – Gigi merupakan organ penting dalam tubuh manusia, khususnya dalam bidang pencernaan. dan erlu di ketahui gigi juga merupakan organ sensitif yang ada di mulut kita, banyak saraf tubuh yang terhubung dengan gigi. Sakit gigi merupakan hal yang sangat mengganggu untuk kita, Rasa tidak nyaman yang timbul akibat sakit gigi dapat diatasi dengan berbagai macam obat sakit gigi. Obat sakit gigi pun terdiri dari obat yang dapat ditemukan di apotek dan obat antibiotik yang perlu memperoleh resep dari dokter atau dengan obat sakit gigi alami yang mudah ditemukan di rumah kita.

Obat Sakit Gigi Paling Ampuh

Obat sakit gigi paling ampuh terdapat 2 jenis yaitu obat sakit gigi alami dan obat sakit gigi kimia atau buatan. Nah sebelum menggunakan obat kimia yang kita beli di apotek atau resep dari dokter. alangkah baiknya kita mencoba terlebih dahulu obat sakit gigi berlubang paling ampuh yang terbuat dari bahan-bahan alami serta mudah kita temukan di sekitar rumah kita.

Bacaan Lainnya

Mengalami sakit gigi secara tiba-tiba adalah hal sangat kita benci. Bagaimana tidak, masalah tersebut dapat mengganggu aktivitas kita akibat rasa nyerinya. Jika tidak segera ditangani, sakit gigi akan semakin parah dan dapat membuat kita mengalami kesulitan saat mengkonsumsi makanan.

Tapi tak perlu khawatir, ternyata ada beberapa bahan alami yang dapat dijadikan sebagai pengobatan darurat sebelum Kita periksa ke dokter. Obat alami tersebut efektif membantu meredakan nyeri saat sakit gigi.

Obat Sakit Gigi Alami

Berikut adalah beberapa obat sakit gigi alami dan tradisional yang bisa membantu mengurangi rasa nyeri sebelum Kita periksa ke dokter:

1. Es Batu

Rekomendasi obat sakit gigi alami pertama yaitu dengan kompres es batu. Suhu dingin dari es batu dapat mengebaskan saraf pemicu nyeri, sehingga meredakan rasa sakitnya sementara.

Selain itu, dinginnya es batu juga merangsang penyempitan pembuluh darah di wajah dan memperlambat aliran darah menuju lokasi cedera. Ini dapat membantu mengurangi peradangan, bengkak, dan nyeri.

2. Garam

Ya, Kita bisa menggunakan garam sebagai obat alami juga tradisional sakit gigi berlubang. Garam mengandung antiseptik dan antibakteri. Kita bisa menggunakan air garam sebagai obat kumur untuk mengurangi peradangan serta nyeri, mengatasi infeksi, serta mencegah perkembangan bakteri di mulut. Berikut cara penggunaannya:

  • Larutkan 1 sendok teh garam dalam segelas air hangat. Berkumurlah sampai larutan itu menyapu seluruh mulut Anda selama satu menit. Selain itu, fokuslah berkumur pada area yang terdapat gigi berlubang. Anda bisa melakukan perawatan ini 3 kali sehari sampai gejalanya mereda (jika disertai sakit gigi).
  • Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan mencampurkan satu sendok teh garam dan air jeruk lemon. Oleskan campuran tersebut sambil menggosok gusi selama beberapa menit, lalu berkumurlah dengan air hangat terlebih dahulu. Perawatan ini 2 kali sehari selama beberapa hari untuk membunuh bakteri.

3. Bawang Putih

Bawang putih sudah dikenal sejak tahun lalu sebagai obat alami sakit gigi. Bawang putih dapat bekerja sebagai antibakteri dan sangat direkomendasikan sebagai obat alami dan tradisional untuk gigi berlubang. Selain itu, bawang putih juga dapat mengurangi / menghilangkan rasa sakit yang timbul akibat gigi berlubang dengan membunuh bakteri penyebab infeksi gigi serta membuat gusi dan gigi lebih sehat.

Cara menggunakan bawang putih sebagai obat sakit gigi tradisional sangatlah mudah.

  • Sediakan 3 sampai 4 siung bawang putih dan satu sendok teh garam. Oleskan pada gigi yang berlubang atau terinfeksi, biarkan hingga 10 menit. Kemudian, berkumurlah dengan obat kumur. Anda dapat melakukan ini dua kali sehari selama beberapa minggu untuk mengurangi penyebaran gigi berlubang.
  • Jika Anda mengalami rasa sakit di area yang berlubang, Anda juga bisa mengoleskan minyak bawang putih untuk meredakan rasa sakitnya.
  • Salah satu hal yang paling mudah dilakukan adalah makan bawang putih mentah. Hal ini juga diyakini memberikan hasil yang efektif.

4. Kunyit

Kunyit mengandung vitamin C yang bersifat antibakteri dan antiinflamasi. Manfaat yang bisa Kita dapatkan berupa gusi yang sehat dan mencegah gigi berlubang dari infeksi bakteri.

Cara mengaplikasikannya dengan menghancurkan kunyit menjadi bubuk, atau Kita bisa menemukan bubuk kunyit di toko-toko. biarkan selama beberapa menit, lalu bilas dengan air hangat.

Kemudian, cara lain, campurkan bubuk kunyit dengan sedikit minyak mustard, lalu oleskan sambil memijat gigi dan gusi. diamkan selama 10 menit, lalu angkat campurannya.

5. Cengkeh

Senyawa eugenol dalam cengkeh dapat meredakan nyeri secara alami. Cengkih juga dikenal dapat membantu mengurangi peradangan dan membunuh bakteri penyebab sakit gigi.

Sifat anti-inflamasi, analgesik, dan antibakterinya menjadikannya bahan penting untuk mengobati masalah gigi. Tak hanya itu, cengkeh sebagai obat sakit gigi alami juga mampu mengurangi rasa sakit dan mencegah penyebaran gigi berlubang.

Ada berbagai cara untuk menggunakan cengkeh sebagai obat sakit gigi alami. Ada yang menyarankan seluruh batang cengkeh pada area gigi yang sakit untuk sementara waktu.

Ada juga yang menyarankan menggunakan bola kapas yang dicelupkan ke dalam minyak cengkeh dan ditempelkan pada gigi yang sakit.

Berikut cara yang bisa Anda coba:

  • Larutkan 2 hingga 3 tetes minyak cengkeh dalam satu sendok teh minyak biji wijen. Celupkan kapas ke dalam larutan dan tepuk-tepuk pada gigi berlubang. Lakukan pengobatan ini pada malam hari sebelum tidur.
  • Alternatif lain yang bisa dilakukan adalah dengan mengunyah cengkeh utuh hingga terekstrak menjadi minyak. Biarkan cengkeh di bawah lidah Anda selama beberapa menit.

6. Lidah Buaya

Biasanya lidah buaya digunakan sebagai perawatan kulit wajah dan juga rambut. Hal ini karena manfaatnya untuk menenangkan juga mampu menebalkan rambut.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan lidah buaya sebagai obat alami sakit gigi berlubang.

Menurut penelitian yang dilakukan pada tahun 2015, gel lidah buaya diklaim dapat membantu melawan bakteri penyebab gigi berlubang. Namun, penelitian lebih lanjut masih dilakukan apakah lidah buaya dapat membantu remineralisasi email gigi.

7. Cuka Apel

Cuka sari apel juga bisa digunakan untuk meredakan sakit gigi. Cuka sari apel mengandung senyawa antimikroba dan antibakteri yang efektif meredakan sakit gigi. Caranya juga mudah, gunakan cuka sari apel dan berkumur minimal 30 detik.

8. Peppermint

Peppermint juga dapat membantu meredakan sakit gigi. suka merebus daun ini sampai mendidih. Setelah kumur dingin dengan udara ini.

Obat kumur dapat ditelan atau dibuang. Teh peppermint mengandung tanin yang membantu meredakan sakit gigi dan mengurangi pembengkakan.

9. Oil Pulling

Oil Pulling adalah teknik berkumur dengan minyak. Pengobatan Ayuverdic yang berasal dari budaya India telah digunakan selama berabad-abad. Manfaat yang ditawarkan dari obat alami sakit gigi berlubang ini adalah berupa detoksifikasi mulut. Anda bisa menggunakan minyak kelapa, minyak biji wijen, atau minyak zaitun.

Triknya adalah:

  • Ambil satu sendok makan minyak tertentu di atas
  • Gunakan untuk berkumur sekitar 20 menit
  • Ludahkan (jangan telan minyaknya)
  • Bersihkan mulut Anda dengan air hangat, Anda juga bisa mencampurkan garam ke dalam air
  • Lalu gosok gigi seperti biasa
  • Baiknya dilakukan di pagi hari, saat perut masih kosong

10. Licorice (Akar Manis)

Menurut penelitian yang dilakukan dalam American Chemical Society’s Journal of Natural Products, licorice atau akar manis dipercaya memiliki manfaat untuk kesehatan gigi. Ada senyawa licoricidin dan licorisoflavan A yang bersifat antibakteri, berfungsi untuk mencegah pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang.

Tak hanya itu, licorice sebagai obat alami sekaligus tradisional juga dapat mengurangi plak pada gigi. Anda bisa menggunakan bubuk licorice untuk gigi. Selain itu, Anda dapat menggunakan batang yang lembut langsung sebagai sikat gigi.

11. Thyme

Thyme diklaim memiliki kandungan antibakteri dan anti oksidan yang tinggi sehingga dapat membantu mengobati sakit gigi.

Cukup teteskan minyak esensial secukupnya pada kapas, lalu oleskan ke area gigi yang sakit. Tidak hanya itu, Anda juga bisa mencampurnya dengan air dan menggunakan obat kumur.

12. Jahe

Tanaman yang dikenal sebagai tanaman obat dalam keluarga ini juga efektif untuk mengatasi nyeri saat sakit gigi menyerang. Dimana kandungan antibiotiknya dapat membunuh kuman yang ada di mulut, terutama pada gigi berlubang.

Untuk melakukan ini, Anda bisa menumpuk 1 siung jahe dan menempelkannya pada bagian gigi yang sakit. Tunggu beberapa menit hingga nyeri hilang.

13. Daun Jambu Biji

Kita juga bisa memanfaatkan daun jambu biji sebagai obat sakit gigi alami. Dimana kandungan analgesik, anti inflamasi dan anti mikroba mampu menjelaskan rasa sakit akibat gigi berlubang.

Caranya, haluskan daun jambu biji secukupnya. Kemudian tambahkan air dan rebus hingga mendidih. Biarkan dingin lalu gunakan dengan berkumur.

Obat Sakit Gigi Kimia

Selain obat sakit gigi yang berasal dari bahan alami, Anda juga bisa menggunakan obat yang bisa dibeli dari apotek terdekat tanpa perlu menebus resep dokter. Namun, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter gigi untuk mengetahui obat mana yang paling cocok untuk Anda.

Berikut obat sakit gigi yang bisa Kita dapatkan di apotek terdekat:

1. Paracetamol

Parasetamol termasuk dalam golongan NSAID (non-steroid anti-inflammatory drugs). Mengutip hasil penelitian dalam jurnal Annals of Maxillofacial Surgery, obat ini juga bisa membantu meredakan sakit gigi, terutama untuk rasa sakit yang terjadi setelah pencabutan gigi.

Parasetamol bekerja dengan cara menghambat produksi prostaglandin di otak sehingga dapat menghentikan rasa sakit. Parasetamol juga dapat menurunkan demam dan meredakan sakit kepala yang sering terjadi akibat sakit gigi.

Obat ini tersedia di Indonesia dalam berbagai merk seperti Panadol, Biogesic, Sumagesic, Bodrex, dan lain sebagainya.

Dosis parasetamol untuk mengobati sakit gigi antara lain.

  • Orang dewasa: 1000 mg tiap 6-8 jam atau 2 tablet 500 mg diminum tiap 4-6 jam.
  • Anak yang berusia 12 atau lebih: 325-650 mg tiap 4-6 jam atau 1000 mg 3-4 kali sehari. Dosis maksimal harian: 4000 mg/hari
  • Anak berusia lebih dari 6 bulan hingga 12 tahun: 10-15 mg/kg/ dosis tiap 4-6 jam saat diperlukan dan jangan melebihi 5 dosis dalam 24 jam. Total dosis maksimal harian: 75 mg/kg/hari tidak melebihi 3750 mg/hari.

Namun apabila Anda punya alergi atau masalah serius pada hati, Anda tidak dianjurkan untuk meminum paracetamol ini. Pastikan Anda membaca cara pakainya terlebih dulu pada label kemasan.

2. Naproxen

Naproxen merupakan pereda nyeri yang juga sering digunakan untuk mengobati sakit gigi. Obat sakit gigi ini tersedia dalam bentuk tablet dengan dosis 220 mg. Contoh naproxen merek obat adalah Xenifar.

Dosis obat sakit gigi naproxen adalah sebagai berikut.

  • Orang dewasa: 550 mg naproxen sodium diminum sekali, diikuti oleh 550 mg naproxen sodium setiap 12 jam, atau 275 mg (naproxen sodium)/250 mg (naproxen) setiap 6-8 jam sesuai kebutuhan.
  • Anak-anak yang lebih dari 2 tahun: 2,5-10 mg/kg/dosis. Dosis harian maksimum adalah 10 mg/kg, diberikan setiap 8 sampai 12 jam.

Namun, Anda harus mewaspadai efek samping obat ini. Beberapa efek samping umum yang sering terjadi saat mengonsumsi obat ini adalah sakit perut, diare ringan, diare, perut kembung, sakit kepala, kulit gatal dan memerah, serta penglihatan kabur.

Jika Anda akan menjalani operasi, termasuk operasi gigi, sebaiknya konsultasikan ke dokter jika akan menggunakan obat ini. Anda juga perlu mengetahui penyakitnya terlebih dahulu jika Anda memiliki riwayat penyakit ginjal dan hati, atau sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu yang berhubungan dengan penyakit pembuluh darah.

3. Benzocaine

Benzocaine sebenarnya adalah anestesi lokal yang bekerja dengan memblokir sinyal saraf di tubuh Anda. Ada juga benzokain topikal yang berguna untuk mengurangi rasa sakit atau menemukan sehingga kulit atau permukaan bagian dalam mulut menjadi mati rasa.

Efek samping yang mungkin timbul dari benzokain antara lain:

  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Demam tinggi
  • Mual
  • Kulit pucat
  • Urine berwarna gelap
  • Susah bernapas
  • Detak jantung cepat
  • Sakit tenggorokan
  • Luka yang tidak biasa
  • Rasa lelah yang tidak biasa
  • Muntah
  • Kondisi semakin parah, terjadi iritasi, pembengkakan, atau area mulut berubah kemerahan
  • Bibir, kuku, dan telapak tangan berubah warna menjadi kebiruan

Tidak semua orang mengalami efek samping seperti yang disebutkan di atas. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda, sebelum menggunakan obat jenis ini.

4. Ibuprofen

Sama seperti parasetamol, ibuprofen juga tergolong sebagai NSAID yang bisa menjadi cara untuk mengobati sakit gigi dan masalah penyerta lainnya. Namun, hindari mengonsumsi ibuprofen saat sudah kosong karena akan menyakiti perut Anda.

Ibuprofen sebagai obat anti inflamasi non steroid diklaim dapat bekerja dengan baik untuk sakit gigi karena dapat mengurangi masalah peradangan. Ini biasa terjadi ketika ada rasa sakit di gigi Anda.

Ibuprofen adalah obat generik yang tersedia dalam berbagai merek, seperti Brufen, Proris, Arfen, Advil, Motrin, dan masih banyak lagi.

Dosis ibuprofen untuk mengobati sakit gigi adalah sebagai berikut.

  • Orang dewasa dan remaja: Sekitar 200-400 mg setiap 4-6 jam, tergantung dengan kebutuhan dan rasa sakit yang dirasakan. Batas dosis yang paling tinggi adalah 3200 mg/hari (jika mendapatkannya dari resep).
  • Anak di atas 6 bulan: Dosisnya disesuaikan dengan berat badan. Dosis ini biasanya ditentukan oleh dokter, tetapi biasanya 10 mg/kg setiap 6-8 jam sekali atau 40 mg/kg per hari. Pemberian ibuprofen pada anak-anak sebaiknya di bawah pengawasan dokter.

Ibuprofen dapat menyebabkan efek samping ringan hingga berat. Beberapa efek samping obat ini antara lain kembung, muntah, sakit perut, sakit kepala, telinga berdenging, dan gangguan seperti pusing, atau diare.

Sedangkan efek samping yang cukup parah yang perlu diwaspadai adalah nyeri dada, sesak napas, tinja berwarna hitam/berdarah, urin berwarna gelap, serta kulit dan mata menguning. Jika rasa sakitnya hilang, segera hentikan penggunaan obat ini. Oleh karena itu, ibuprofen tidak boleh dikonsumsi dalam jangka panjang.

Pastikan Anda selalu membaca petunjuk penggunaan obat beserta dosis yang dianjurkan. Jika Anda mengalami efek samping, hentikan obat ini segera dan hubungi dokter Anda.

5. Hidrogen peroksida 3%

Hidrogen peroksida adalah cairan antiseptik yang sering digunakan sebagai obat kumur untuk membunuh bakteri dan kuman penyebab masalah gigi dan gusi, termasuk sariawan dan gusi.

Cukup larutkan hidrogen peroksida dengan air dan kumur selama 30 detik. Setelah itu, buang dan bilas kembali dengan air bersih. Ingat, hidrogen peroksida cair harus dilarutkan terlebih dahulu karena bentuknya yang murni bisa melukai mulut dan gusi.

6. Amoxicillin

Salah satu antibiotik yang paling sering diresepkan untuk mengobati sakit gigi atau infeksi adalah amoksisilin. Amoksisilin termasuk dalam kelompok penisilin. Obat ini bekerja untuk membunuh bakteri penyebab infeksi di dalam tubuh atau mencegah pertumbuhannya.

Sebelum minum obat ini, tanyakan kepada dokter Anda apakah Anda memiliki alergi terhadap antibiotik penisilin atau obat lain.

7. Metronidazol

Metronidazol termasuk dalam golongan antibiotik nitroimidazol yang diresepkan untuk kelompok bakteri tertentu. Obat ini diberikan bersama antibiotik golongan penisilin untuk mengobati sakit gigi.

Antibiotik untuk penyakit ini akan bekerja maksimal bila digunakan secara rutin sesuai anjuran dokter. Karena itu, minumlah obat ini pada waktu yang sama setiap hari.

Jika Anda merasa mual, Anda bisa minum obat ini dengan makanan atau segelas susu. Jangan minum alkohol saat mengonsumsi metronidazol karena dapat menyebabkan masalah perut.

8. Azithromycin

Jenis antibiotik untuk sakit gigi ini memiliki cara kerja yang dapat melawan berbagai macam bakteri setiap kali tumbuh. Azitromisin mungkin efektif untuk mengobati beberapa infeksi gigi.

Namun, dokter biasanya akan meresepkan obat jenis ini bila Anda memiliki alergi terhadap penisilin dan klindamisin. Dosis masing-masing azitromisin adalah 500 mg setiap 24 jam dan harus diminum selama 3 hari berturut-turut.

9. Clindamycin

Jika antibiotik penisilin atau eritromisin tidak efektif dalam mengobati sakit gigi Anda, dokter mungkin akan meresepkan klindamisin.

Clindamycin adalah obat yang termasuk dalam golongan antibiotik lincomycin. Obat ini sering digunakan untuk mengobati jerawat. Namun, dokter juga dapat meresepkan obat ini untuk mengobati sakit gigi. Obat ini tersedia dalam berbagai bentuk, seperti kapsul, sirup, gel, dan lotion.

Minum obat ini dengan sendok takar yang disediakan di dalam kotak jika dokter meresepkan obat ini dalam bentuk sirup. gunakan satu sendok makan biasa untuk minum obat ini, ya!

Hentikan penggunaan obat ini dan segera temui dokter jika Anda mengalami efek samping yang serius seperti pendarahan, mata atau kulit menguning, kesulitan buang air kecil, dan reaksi alergi yang parah.

10. Erythromycin

Erythromycin (eritromisin) dapat diresepkan oleh dokter Anda jika Anda alergi terhadap antibiotik penisilin. Obat ini termasuk dalam golongan antibiotik makrolida.

Sama seperti obat antibiotik lain untuk sakit gigi, eritromisin bekerja melawan dan menghentikan pertumbuhan bakteri di mulut penyebab sakit gigi.

Obat ini sebaiknya diminum sebelum makan karena lebih mudah diserap saat perut kosong.

Obat ini termasuk dalam kategori risiko kehamilan B menurut Food and Drugs Administration (FDA) AS atau setara dengan Badan POM di Indonesia. Kategori B menunjukkan obat ini tidak berisiko dalam beberapa penelitian pada wanita hamil.

Namun, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan keamanan obat ini jika Anda sedang hamil atau menyusui.

Itulah macam-macam obat sakit gigi yang ampuh meredakan nyeri. Jaga kesehatan gigi dengan rajin menggosok gigi secara teratur.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *