Jawaban Diluar Nalar Pelaku Mutilasi Ketika Ditanya Alasan Tidak Serahkan Diri ke Polisi

Redaksi PetiknetKamis, 11 Mei 2023 | 21:21 WIB
Polrestabes Semarang saat melakukan Pres rils kasus pembunuhan mutilasi disertai mayat dicor di Semarang
Polrestabes Semarang saat melakukan Pres rils kasus pembunuhan mutilasi disertai mayat dicor di Semarang. /Tangkap Layar Instagram/@polrestabes_semarang_official (Instagram/@polrestabes_semarang_official)

PETIK.NET - (28), - di , , akhirnya ditangkap pada Selasa malam, 9 Mei 2023.

melakukan aksi kejinya kepada (53), seorang pemilik depot air minum isi ulang.

Berita pembunuhan - di tersebut begitu menghebohkan publik karena pelaku dengan kejam memperlakukan mayat korban.

Bahkan, polisi harus menembak kaki kiri pelaku untuk menangkapnya.

Terungkap bahwa pelaku adalah mantan karyawan korban yang melakukan pembunuhan mutilasi karena sakit hati.

Diketahui dari laporan Kilat.com pada Rabu, 10 Mei 2023, sebuah unggahan di Twitter menunjukkan foto pelaku dalam konferensi pers bersama kepolisian setempat. D

alam video yang mendukung unggahan tersebut, ketika ditanya mengapa tidak menyerahkan diri ke polisi, pelaku memberikan jawaban yang sangat tidak masuk akal.

“Kalau saya langsung menyerahkan diri ke polisi, keenakan pihak kepolisian,” ujarnya.

Para polisi yang mendengar jawaban tersebut langsung tertawa karena dianggap sangat lucu. Video konferensi pers yang viral di media sosial tersebut mendapat berbagai komentar dari .

Salah satu pengguna media sosial menuliskan bahwa hati-hati dalam bersikap terhadap orang lain dan menjaga ucapan dan perilaku, karena orang yang sakit hati dapat melakukan tindakan kejahatan.

“Kita harus hati-hati terhadap orang lain. Perilaku dan ucapan harus dijaga. Ketika seseorang merasa dendam dan sakit hati, akal, mata, pikiran, dan hatinya bisa gelap,” tulis @snavgram.

“Tante saya adalah istri korban dan mereka berpisah karena korban selalu melakukan kekerasan fisik. Tindakan pelaku tidak dibenarkan, tapi motif pembunuhannya mengungkapkan bahwa korban adalah orang yang suka menggunakan kekerasan,” tulis @thisbeylee.

“Pelaku kriminal tertangkap basah, tetapi malah disuruh untuk melakukan stand-up comedy,” tulis @patrickstaa.

“Pelaku masih bisa tersenyum, sangat menakutkan,” tulis @nayu_sm.

Terlepas dari alasan pelaku, tindakan yang dilakukannya sangat kejam dan tidak dapat diterima. Semoga keadilan dapat ditegakkan untuk korban dan keluarganya.