Hidroponik Sederhana Dengan Botol Bekas Memakai Wick Sistem Cocok Bagi Pemula Untuk Menanam Kangkung, Bayam, Sawi Pakcoy Dan Sayuran Lainnya Di Rumah

  • Whatsapp

Sistem Wick adalah Hidroponik yang paling sederhana dan murah, kita bisa memakai botol bekas, bejana bekas, kaleng dll, sistem ini cocok bagi pemula untuk menanam kangkung, bayam, sawi pakcoy dan sayuran lainnya di rumah.

Hidroponik adalah sistem menanam dengan menggunakan media air yang dicampur dengan larutan nutrisi yang mengandung unsur-unsur yang diharapkan oleh flora baik unsur makro maupun unsur mikro.

Bacaan Lainnya

Menanam hidroponik jauh berbeda dengan sistem menanam menggunakan media tanah, setidaknya kita harus mempelajari dahulu sistem tanam hidroponik dari mulai, sistem yang  dikala ini banyak digunakan, instalasi media tanam dan juga takaran larutan nutrisi.

Dari beberapa sistem hidroponik yang saat ini berbagai dipakai, salah satu sistem yang paling sederhana, murah dan paling cocok untuk pemula adalah sistem wick.

Sistem wick disebut juga sebagai sistem sumbu, sebab pada sistem ini memakai sumbu seperti sumbu kompor  yang terbuat dari kain panel sebagai media penghantar pedoman larutan nutrisi ke akar flora.

Dari banyaknya sistem hidroponik, Sistem ini merupakan sistem yang paling sederhana dan murah, karena kita bisa memakai barang-barang bekas untuk media tanam dan tidak perlu listrik sama sekali.

Beberapa barang yang mampu dipakai untuk membuat instalasi hidroponik sistem wick adalah, botol bekas, baskom bekas, kaleng bekas, jerigen, styrofoam bekas buah-buahan, pipa atau paralon bekas dan lain sebagainya.

Pada pada dasarnya setiap barang-barang bekas apapun itu yang dapat dipakai untuk menampung air hampir semuanya mampu dimanfaatkan sebagai media tanam untuk menaman tumbuhan hidrponik dengan memakai sistem wick.

Bagaimana  Cara kerja Instalasi Wick sistem hidroponik?

Sistem tanam memakai sistem wick ini terbilang cukup mudah, namun tetap pada prakteknya anda harus memahami dulu cara kerjanya.

Setelah anda paham cara kerjanya, maka anda mampu mulai bertanam hidrponik memakai barang-barang bekas yang anda miliki apapaun barang bekasnya anda bisa terapkan.

Cara kerja hidrponik sistem wick/sistem sumbu mampu dilihat pada gambar di bawah ini:

sistem wick hidroponik
Skema hidrponik sistem wick

Pada Sistem wick, Antara air nutrisi dan dasar netpot (pot tanam) tidak bersentuhan langsung, namun bersentuhan melalui sumbu dari kain flanel.

Konsepnya air nutrisi di tampung di sebuah wadah, apapun wadahnya yang penting tidak bocor dan mampu menampung air, kemudian net pot untuk media tanam diberi sumbu di bagian bawahnya, lalu netpot diletakan pada papan yang sudah diberi lubang-lubang untuk dudukan netpot.

Sekali lagi yang harus diingat dalam sistem wick hidroponik ialah dasar netpot dan air nutrisi tidak bersentuhan pribadi tetapi ada jarak, sementara sumbu kain panel harus terendam menyentuk larutan nutrisi, sumbu dari kain panel inilah yang akan menyerap air nutrisi yang akan sampai pada akar flora.

Dengan sistem wick kita tidak perlu listrik untuk menjalankan pompa udara, walaupun pada kolam air nutrisi tidak terdapat pompa udara atau pompa venturi, akar tanaman tetap akan menerima suplai oksigen yang cukup alasannya tidak semua akar menyentuh air nutrisi.

Oleh karena itu pada sistem wick sangat disarankan di bagian samping bak nutrisi ada celah-celah /lubang-lubang yang dibuat untuk sirkulasi oksigen yang diperlukan oleh akar flora.

Media yang mampu digunakan oleh Sistem Wick Hidroponik.

Seperti yang telang disinggung pada uraian di atas, sistem wick adalah sistem yang paling murah dan sederhana tidak perlu memakai listrik.

Selain itu kita mampu menggunakan media tanam apapun, yang terpening media yang kita gunakan bisa menampung air.

Berikut beberapa media tanam yang bisa digunakan oleh hidroponik sistem wick:

1. Botol plastik Bekas.
Kita bisa memakai botol-botol bekas, seperti botol bekas air mineral mirip aqua,

2. Pipa atau paralon bekas
Pipa mirip pipa paralon kebanyakan dipakai oleh sistem NFT atau DFT, namun pipa juga sebenarnya mampu kita gunakan untuk hidrponik sistem wick, yang penting konsepnya sesuai dengan sistem wick seperti yang diuraikan di atas.

3. Kaleng bekas/ Ember bekas

4. Box Styrofoam bekas kemasan buah-buahan atau bekas kemasan alat elektro

Hal Penting Pada sistem Wick.

Anda ingin menanam hidrponik dengan sistem wick, berikut beberapa hal penting yang harus anda perhatikan:

1. Antara pot tanam dengan larutan nutrisi tidak bersentuhan secara eksklusif, 
Pada sistem wick antara dasar pot tanam dan larutan air nutrisi tidak bersentuhan langsung tapi ada jarak, namun harus menggunakan kain flanel, tujuannya untuk menghindari bau akar dan supaya akar flora mendapatkan oksigen yang cukup, alasannya pada sistem wick tidak memakai aerator atau pompa venturi,

2. Sistem Wick tidak menggunakan pompa venturi atau aerator.
Pada sistem wick tidak digunkaan pompa sama sekali baik pompa udara (aerator) maupun pompa air (venturi), pompa umumnya digunakan untuk mengalirkan udara pada larutan nutrisi ini biasanya dipakai pada sistem rakit apung sebab akar tanaman terendam seluruhnya, sementara di sistem wick pompa tidak dipakai sebab antara akar flora dan air nutrisi ada ruang kosong yang digunakan akar untuk mendapatkan oksigen yang cukup.

Apakah mampu memakai pompa, tidak ada duduk perkara jikalau pada  sistem wick anda ingin menggunakan pompa, namun setidaknya anda harus mengeluarkan biaya beli pompa dan listrik untuk menjalankan pompa.

Jika ingin menggunakan pompa lebih baik pakai saja sistem rakit apung untuk skala area tanam yang lebih luas dan praktis.

3. Kain flanel mampu diganti dengan kain lainnya yang memiliki sifat bisa menyerap air.
Pada sistem wick kita tidak melulu harus menggunakan kain flanel untuk sumbu, namun kita juga bisa menggunakan jenis kain lainnya yang mempunyai sifat mampu menyerap air.

4. Sistem wick tidak menggunakan tanah sebagai media tanamnya.
Pada sistem wick media tanamnya tidak memakai tanah yah om, materi yang banyak digunakan diantaranya :

  • Cocopeat.
  • Pasir,
  • Rockwool
  • Sekam bakar
  • dll.

5. Sistem wick mampu memakai barang apa saja untuk larutan nutrisi.
yang penting bisa menampung air dan konsep instalasinya sesuai dengan sistem wick mirip yang telah diuraikan di atas. Oleh karena itu sistem ini disebut sebagai sistem paling murah sebab mampu memanfaatkan barang-barang bekas yang ada.

6. Media tanam jangan transparant/gunakan cat warna putih jangan hitam
Jika anda memakai media tanam hidrponik sistem wick memakai botol bekas air mineral yang warnanya bening/transfarant lebih baik cat dulu sebelum dipakai, supaya air nutrisi tidak langsung terkena sinar matahari yang akan menumbuhkan lumut.

Anda mampu membungkusnya atau men-catnya, tapi ingat pilih cat warna jelas seperti warna putih/silver supaya memantulkan cahaya sehingga suhu air nutrisi mampu tetap hambar, jangan warna hitam sebab hitam menyerap cahaya sehingga akan menjadikan panas pada larutan nutrisi yang tidak baik bagi akar.

Untuk anda yang ingin mencoba bertanam hidrponik sambil belajar namun belum terlalu paham, lebih baik menggunakan sistem wick, alasannya adalah sistem ini sederhana, murah tidak perlu memakai listrik maupun pompa udara atau venturi. Dengan sistem ini anda bisa menanam kangkung, selada, bayam, pakcoy, sawi dan lain sebagainya.

Jika anda tidak punya barang bekas di rumah, anda pun mampu membeli paket hidrponik sistem untuk pemula, biasanya yang ditawarkan adalah sistem wick. cocok untuk mencar ilmu dan trial and error.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *